BIGBOS777 – Industri perjudian Makau menunjukkan performa luar biasa di bulan Juli 2025. Menurut data terbaru dari Gaming Inspection and Coordination Bureau (DICJ), pendapatan kotor perjudian (Gross Gaming Revenue/GGR) mencapai MOP22,13 miliar atau sekitar US$2,73 miliar.
Angka ini mencatat kenaikan 19% dibandingkan Juli tahun lalu, dan juga naik 5% dibandingkan bulan Juni yang menghasilkan MOP21,06 miliar (US$2,6 miliar). Ini adalah pencapaian bulanan terbaik sejak Januari 2020, tepat sebelum pandemi Covid-19 melanda.
Kinerja Tahunan: Masih Di Bawah Level Pra-Pandemi
Selama tujuh bulan pertama tahun 2025, total pendapatan GGR Makau mencapai MOP140,8 miliar (US$17,4 miliar), meningkat 6,46% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Namun, jika dibandingkan dengan level sebelum pandemi, angka ini masih 19% lebih rendah dari capaian MOP173,95 miliar (US$21,5 miliar) pada 2019.
Anggaran 2025 Direvisi: Pemerintah Turunkan Estimasi Pajak Perjudian
Bulan lalu, Majelis Legislatif Makau menyetujui amandemen anggaran fiskal 2025. Dalam revisi ini, pemerintah menurunkan proyeksi penerimaan pajak perjudian menjadi MOP79,8 miliar (US$9,87 miliar), atau 5% lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.
Perkiraan total GGR untuk tahun ini juga diturunkan, dari MOP240 miliar (US$29,69 miliar) menjadi MOP228 miliar (US$28,2 miliar). Menurut Ho In Mui, wakil direktur Biro Jasa Keuangan, revisi ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global serta perubahan pola konsumsi wisatawan.
🎰 Meski belum sepenuhnya pulih ke era keemasannya sebelum pandemi, industri kasino Makau menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat di tengah tantangan ekonomi global.