BIGBOS777 - Seorang pria bernama Victor Lee (44) kini menjadi buronan internasional setelah diduga membawa kabur chip kasino dari sebuah ruangan tertutup di kawasan resor mewah Genting Highlands, sekitar 56 km utara Kuala Lumpur, pada 2 Agustus lalu. Polisi menduga Lee melarikan diri melintasi perbatasan ke Thailand dan tengah berkoordinasi dengan aparat keamanan perbatasan, bahkan mempertimbangkan meminta bantuan Interpol.
Bawa Chip, Tukar Jadi Uang Tunai
Menurut kepolisian, Lee sempat menukarkan sebagian chip tersebut menjadi uang tunai sebelum kabur. Meski begitu, jumlah pasti kerugian masih belum diketahui. “Penyelidikan masih berlangsung. Kami juga akan memburu pihak lain yang membantu menukarkan chip tersebut,” ungkap Kepala Polisi Pahang, Datuk Seri Yahaya Othman.
Menariknya, Lee diketahui pernah bekerja di perusahaan junket kasino, yang biasa mengatur perjalanan, akomodasi, dan ruang permainan eksklusif bagi penjudi kelas kakap. Pengalaman itu membuatnya paham betul prosedur penanganan chip dan sistem keamanan kasino, khususnya di ruang-ruang privat yang jarang diakses publik.
Chip Bernilai Rendah, Sulit Dilacak
Kasino modern biasanya menyematkan RFID atau nomor seri unik pada chip bernilai tinggi. Namun, chip dengan nominal kecil jauh lebih sulit dilacak. Jika chip-chip ini dicuri, pelaku bisa mencampurkannya ke dalam permainan normal sebelum kasino menandainya sebagai barang curian. Hal ini diyakini menjadi alasan mengapa sebagian chip sudah berhasil ditukar menjadi uang tunai.
Sendiri atau Berkelompok?
Polisi kini menyelidiki kemungkinan Lee tidak beraksi sendirian. Jika ada kaki tangan, mereka mungkin menukarkan chip sedikit demi sedikit untuk menghindari kecurigaan. Kasus ini terungkap setelah seorang manajer ruang junket menyadari hilangnya chip dan melapor ke pihak berwenang. Saat tim keamanan kasino memverifikasi dan memberi tahu polisi, Lee sudah menghilang.
Genting Highlands, yang dikelola oleh Resorts World Genting, adalah salah satu kompleks kasino terbesar di Asia Tenggara, menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya dari Malaysia dan mancanegara. Kini, kasus ini menjadi salah satu insiden pencurian chip terbesar yang pernah terjadi di kawasan tersebut.

